Kebahagiaan Individu

Standard

Apa sih bahagia itu? Setiap orang katanya selalu mencari kebahagiaan. Caranya macem-macem. Ada yang cari duit yang banyak supaya bahagia. Ada yang cari pasangan yang cakep supaya hidupnya bahagia. Ada yang menolong orang lain supaya bahagia. Tapi nggak semua yang kaya, yang punya pasangan, yang punya anak lalu lantas jadi bahagia kan?

Belakangan ini, gue selalu mendapat respon shock orang-orang kalau denger gue makan sendiri di sebuah restoran steak, gue nonton konser Jay Chou sendiri, ke Singapore sendiri. Gue ga tau apa yang ada di pikiran mereka haha. May be they think it’s a sad things. Tapi buat gue bahagia itu sekumpulan hal-hal kecil yang otak lu mau lakukan dan badan lu berhasil melakukannya. Mewujudkan apa yang ada di otak lu dan melakukan apa yang lu mau. Itu bikin gue bahagia.

Misalnya lu mau nonton suatu konser. Lalu gak ada teman atau orang yang lu kenal mau ikutan nonton ke konser itu. Pilihannya cuma 2, lu tetep pergi ke konser itu atau lu malahan memilih nggak ke konser itu karena merasa pathetic untuk nonton sendiri. Kalo gue, gue akan pilih yang pertama. Gue nggak mau kebahagiaan/kesenangan gue ditentukan dan tergantung sama sikap orang lain. Personally, gue akan lebih nyesel untuk nggak dateng ke konser itu dibandingkan pemikiran nonton ke konser sendirian itu aneh.

Memang sih itu tergantung orangnya, ada yang emang bisa mencapai kesenangannya kalo melakukannya dengan seseorang atau orang lain. Tapi percaya deh, kalau kita selalu menggantungkan kebahagiaan kita kepada orang lain. Kita nggak pernah mencapai bahagia itu sendiri.

Terlebih di Indonesia, gue ngerasa orang Indonesia itu agak kurang mandiri. Kemana-mana harus minimal berdua, bahkan cewek-cewek itu buang air kecil aja mau rame-rame. Boro-boro mau jalan-jalan keluar negri sendiri. Selain kurang mandiri, selalu ada pemikiran sempit bahwa, sendiri = menyedihkan. Ntah siapa yang memulai. Siapa yang bisa jamin kalo rame-rame bisa bikin seneng? Kalau pergi dengan pacar tapi pacar lu itu ringan tangan atau kalau pergi dengan teman segang tapi ternyata gebetan lu malah asyik sendiri sama pacarnya, mending mana pergi rame-rame atau sendirian?

Tapi itu kan tujuan dari manusia berpasang-pasangan, jadi nggak kemana-mana atau melakukan sesuatu sendirian? Lu aja yang nggak punya pasangan jadi ngomong begitu?

Haha pasti begitu pikiran kalian. Tapi belakangan ini gue sadar 1 hal sebenernya, manusia itu sangat individual. Lahir sendirian, mati sendirian. Cuma diantara lahir dan mati itu manusia diberi kesempatan untuk berpasangan supaya bisa menjalankan hidup ini dengan lebih mudah (harusnya sih gitu). Tapi ketika lu berpasangan, berpacaran, bahkan sampai menikah, apakah 2 orang ini jadi bergabung jadi 1 kesatuan? Nggak, manusia itu bukannya fusion tapi compliment.  Sama-sama saling mencukupi, bukan 2 orang ini jadi bergabung. Masing-masing masih punya ego, punya pemikiran, punya keinginan, punya private life masing-masing, punya keluarga dan teman-teman dengan kenangan dan cerita yang pasangannya sendiri mungkin nggak tahu.

Permasalahannya datang ketika orang-orang beranggapan bahwa ketika sudah menikah hidup suami dan hidup si istri itu HARUS dan WAJIB disamakan. Kalau suami ke X maka si istri juga harus ikut. Kalau si suami makan Y, si istri juga harus ikut. Kalau si Istri meninggal dunia, lalu suaminya juga harus ikutkah? Nah itu masalahnya. Nggak selamanya yang namanya pasangan itu selalu ada disisi kita. Jadi yang namanya mandiri dan mengutamakan individualitas itu penting. Dan menurut gue ide menyatukan 2 orang itu bukan ide yang bagus, secara tak ada hal yang bisa menyatukan 2 orang berbeda dalam pernikahan, yang ada saling melengkapi seperti yang tadi gue bilang.  Gue nggak bilang bahwa ketika lu menikah maka lu urus urusan masing-masing aja. Nggak. Tapi buat gue ketika lu menikah pun, lu harus bisa capai kebahagiaan lu sendiri.

Jadi inget, jangan sampai kebahagiaan lu ditentukan dan bergantung sama orang lain. Kalau emang bisa lu lakukan sendiri, kenapa lu harus berharap orang lain bikin lu bahagia. Dan cari hal-hal kecil yang bikin lu seneng. Do make yourself happy..now!!