Tentang Berbuat Sesuatu Kepada Orang Lain

Standard

Gue sebenernya nggak pernah punya intention apa-apa ketika berbuat sesuatu kepada orang-orang. Beberapa orang mungkin berpikir kalau seseorang berbuat baik pasti ada maunya. Tapi gue hampir nggak pernah berpikir kesana. Yaa mungkin beberapa tahun belakang gue sadar terkadang berbuat baik bisa membantu lu. Tapi either bisa menyelamatkan gue ato nggak, gue tetap melakukan hal-hal yang terkadang dianggap perlu ke orang-orang sekitar gue tanpa ada intention apa-apa kok. Karena gue mikir kadang itu seperti panggilan dalam hati lu, kalo gue bisa membantu kenapa nggak? Kalo bukan gue yang membantu lalu siapa lagi yang membantu? Kalo gue bisa peduli dengan orang lain, kenapa nggak? Gimana kalo emang orang itu emang lagi dalam keadaan membutuhkan? Small things of help or careness wouldn’t kill you right?

Masalahnya didunia ini ada berbagai macam jenis orang. Ada yang menganggap kebaikan dan perhatian sebagai hal yang biasa tapi ada juga yang mengganggapnya luar biasa. Ketika gue yang cowok deket dan baik sama seorang cowok lain, dianggepnya gay. Ketika gue yang cowok single deket dan baik sama seorang cewek single juga, gue dianggep suka sama dia. Ketika gue yang cowok single deket dan baik sama seorang cewek yang udah punya cowok, gue dianggap mau rebut cewek orang. It would be a never ending story. Tapi apa itu menghentikan gue dari tetap berbuat baik sama orang?

Kalo gue takut dibilang gay lalu gue jadi nggak baik dan perhatian sama cowok lain, kalo gue takut dibilang ngerebut cewek orang lalu gue jadi nggak baik dan perhatian sama cewek yang udah punya cowok, atau kalo gue takut dibilang suka sama cewek yang gue nggak suka lalu gue jadi nggak baik dan perhatian sama cewek itu, maka gue jadi orang yang dikendalikan oleh keadaan. Maka itu gue nggak terlalu peduli.

Memang sih kadang keadaan jadi nggak terkendali, emang gue gak peduli dengan kata-kata orang. Tapi gimana kalo yang salah paham ternyata si objeknya? Salah gue? Salah temen-temen gue? Hahaha ya sudahlah ya kalo si objeknya yang salah paham. Gue baru menyadari ini beberapa tahun lalu. Kalau dirunut-runut, mungkin banyak yang begini tapi pada saat itu gue jujur nggak sadar. Dan dari sejak itu gue mulai bikin garis kalo udah ada yang mulai salah paham tapi nggak akan berubah hanya saja tau batasannya.

One thought on “Tentang Berbuat Sesuatu Kepada Orang Lain

  1. weri

    Mantepppp.
    Jadi diri sendiri memank jauh lebih baik,,,
    Pikir positifnya aja,,, dengan kita berbuat baik aja orang bisa menilai buruk tentang kita. Apalagi kalo kita hak berbuat baik, heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s