Lombok Trip

Standard

Whoa taon ini kami outing di Lombok. Yakk setelah Bali dan Belitung, taon ini AITINDO outing ke Lombok. And yes itโ€™s another island and beaches trip.

Sesampai di airport Lombok sekitar jam 08:00 pagi, kita ber-16 langsung berangkat menggunakan mobil sewaan untuk ke pantai di selatan Lombok. Tapi apa daya perut masih pada lapar dan diajak si pak sopir makan di sebuah restoran khas Lombok di dekat Airport. Oh ya Airport barunya Lombok ini keren lho walau kecil tapi lumayan modern lho.

Restoran pertama yang kita singgahi dari trip kita kali ini adalah Restoran Nasi Balap Puyung. Jadi nama makanannya sebenernya Nasi Balap tapi ada di daerah Puyung, jadi namanya Nasi Balap Puyung. Nasinya sendiri selain nasi pastinya ada suwiran daging ikan dan ayam + cah buncis + kentang cabe yang dicampur dengan abon sapi. Rasanya cukup pas lah dilidah apalagi dengan harganya yang cuma IDR 8.000 seporsi, kalo nambah ayam goreng jadi IDR 15.000. Lumayan berat sih sarapannya tapi lumayan ganjel perut sampe siang.

2014-04-23 08.48.14
Nasi Balap Puyung

Setelah makan, kita singgah dulu di Desa Sade, tempat dimana dilestarikannya Suku Sasak. Jadi ada 1 tempat yang khusus dijadikan tempat wisata untuk orang-orang bisa lihat bagaimana orang sasak hidup, termasuk masuk ke rumah-rumah orang sasak gtu. Gratis sih tapi sebenernya ini mereka berusaha jualan hasil karya mereka gtu, mulai dari tenunan sampai kaya gelang-gelang dari kain gtu. Kalo nggak mau beli juga nggak apa-apa sih.

IMG-20140426-WA0011
Di brief sama local guidenya Sasak Village @ Desa Sade. Photo by: @raymonsetiadi

Di ceritain sama guidenya, jadi semua rumah yang ada di desa Sade ini sebulan sekali dilap gtu dengan kotoran sapi. Jadi nggak ada yang berani nyentuh lantai rumah mereka ๐Ÿ˜€

2014-04-23 10.00.44
Ibu-ibu penenun di Desa Sade

2014-04-23 10.21.59
Pemukiman Desa Sade

Dan setiap wanita di desa ini bisa punya banyak cowok, tapi masalahnya si cewek nggak bisa milih dengan siapa dia akan kawin, karena semua cowok di desa itu punya kesempatan yang sama untuk dapetin tuh cewek. Istilahnya ada 2: diculik atau kawin lari. Kalo emang si cowok suka tapi di cewek nggak suka, si cowok bisa culik si cewek, dan si cewek harus mau kawin kalo uda diculik. Kalo sama-sama mau istilahnya kawin lari. Agak serem yah budayanya. Dari sini kita lanjut ke pantai-pantai.

Pantai pertama yang kita singgahi kali ini adalah Pantai Seger. Perjalanan dari Airport ke Pantai bagian selatan Lombok nggak terlalu jauh-jauh amat, sekitar 30-45 menit. Entah karena ini bukan high season atau pantai ini emang jarang dikunjungi atau emang kunjungan turis ke Lombok lagi menurun, nih pantai sepi banget. Hanya kita turis yang ada di pantai ini. Pantainya sih bersih ada tebing disebelah kanan dan bentuknya emang kaya menjorok ke dalam gitu. Tapi hal yang paling memorable di pantai ini bukanlah pemandangannya, tapi para penjualnya yang cendrung maksa dan nyebelin.

2014-04-23 11.04.23
Desa Seger, Lombok Selatan

IMG-20140426-WA0040
My Group ๐Ÿ˜€ @ Pantai Seger. Photo by: @abism_

Awalnya si penjual-penjual makanan ini hanya menawarkan Kelapa, oke kita bilang nanti aja yah, tapi belum sampe semenit penjual yang sama menawarkan nanas, artwork, dll dll -_- . Dan karena tak ada satupun dari kita membeli dagangan mereka, mereka langsung ngoceh โ€œDateng kesini cuma foto-foto doang nggak beli, habislah pemandangan kita buat foto-fotoโ€. Oke abis itu kita langsung buru-buru cabut.

Dari Pantai Seger, tujuan selanjutnya adalah Tanjung Aan. Nah kalo disini nggak terlalu sepi, ada beberapa bule yang berseliwiran. Tapi masalah penjual masih sama walau nggak terlalu nyebelin. Sampe disini kita udah belajar kalo kita nggak boleh bilang โ€œNantiโ€ tapi harus bilang โ€œNggakโ€. Duduk neduh di tempat penjual kelapa langsung dikerubutin para penjual kain, kalung-kalung, dll. Dan begitu ada satu orang yang membeli langsung dating penjual lainnya datang minta dagangannya dibeli juga simply karena udah beli dagangan temannya maka harus beli dagangan dia juga. Bah..alhasil pemandangan kita yang awalnya mau liat pantai malahan liatin para penjual ini.

Menjelang siang, kita menepi di Pantai Kuta. Yak ini Pantai Kuta di Lombok. Di sebut Kuta mungkin karena banyak bule. Jadi ada banyak warnet, guesthouse, kafe-kafe yang menyajikan makanan barat. Tapi jangan berharap mirip sama kaya Pantai Kuta di Bali yah. Jauhh lebih sepi. Disini kita makan di sebuah hotel yang ada restorannya.

Setelah makan siang, kita menuju Pantai Mawun. Nah pantai Mawun ini lumayanlah dibandingkan Pantai Seger dan Tanjung Aan. Tapi jalan menuju Mawunnya juga lumayan secara jalannya kecil dan naik ke tebing-tebing gtu. Mawun ini sepertinya dijadikan destinasi surfing turis bule. Dan banyak kali bule-bule yang make bikini di pantai ini. Disini lah kita main-main air dan bikin rusuh di pantai yang tenang :D. Ombaknya sendiri itu lumayan deras jadi kalo kita main-main di pinggir pantai bisa ngerasain ombaknya yang bisa dorong kita beberapa meter. Overall itโ€™s fun afternoon.

Malamnya kita makan di Mataram. Beyond my expectation, Mataram ternyata kota yang lumayan maju. Gue kira akan 11-12 sama Belitung, tapi ternyata lebih maju lagi. Mungkin mirip-mirip Bogor kali yah. Di sini kita makan di Restoran Dua EM. Hasil research kita di internet, Dua EM ini recommended Ayam Taliwangnya. Personally, menurut gue ayamnya sih enak, walau kecil banget, 1 orang sepertinya harus makan 1 ekor baru puas. Tapi harganya sendiri juga nggak murah :D. Dengan restoran yang seperti 2 rumah dijadiin 1, gue nggak ngerti kenapa yang makan sepi. Mungkin alasannya sama kenapa Pantai-pantai di selatan sepi.

Anyway, setelah makan kita menuju hotel kita. Hotel yang kita sewa di daerah Senggigi, namanya Sunset House Hotel. Berbekal Review di Trip Advisor dan foto-foto yang oke, ternyata sampe disana nggak mengecewakan lho. Tapi memang sih hotel ini hotel honeymoon banget, suasananya dan kamarnya cocok buat yang mau honeymoon. Untungnya waktu kita kesana banyak juga keluarga atau group of friends yang nginep jadi nggak ganggu-ganggu banget ๐Ÿ˜€

2014-04-24 09.25.59
Sunset House Hotel @ Senggigi

2014-04-24 14.38.53
Pool Side @ Sunset House Hotel

Besoknya, kita berencana menghabiskan waktu seharian di Hotel. Dipenuhi beberapa aktivitas team building dan games-games gitu. Karena hotelnya oke banget, jadi gue ngerasa seharian di hotel ini juga nggak ngebosenin.

IMG-20140424-WA0004
Group Photo @ Sunset House Hotel Pool. Photo by: Mbak-mbak Hotel. Camera by: @abism_

Pagi-pagi kita berenang, yak walaupun hampir setengah team nggak bisa berenang, tapi yang penting nyeburkan? ๐Ÿ˜€ Dan bisa dipastikan kita ngerusuh di kolam renang hahaha sampe ditegur seorang bule. Siangnya kita makan di kedai fast food local bernama Quick Chicken. Yakk ini jualan fried chicken gtu deh. Tapi ada 1 makanannya yang memorable. American Penyet. Jadi bayangin ayam KFC tetapi disiram bumbu penyet. Enak banget bumbu penyetnya. Jadi mirip-mirip konsep Chicken Gangjong di Lotteria, kalo itu Korean version, ini Indonesian version ๐Ÿ˜€

IMG-20140426-WA0033
Group Photo @ Quick Chicken. Photo by: @abism_

Cuaca di Lombok 3 hari kemaren itu luar biasa panasnya, serasa pengen di kamar terus yang ber-AC atau nyebur ke kolam renang. Menjelang malam, ada games fashion show kertas dimana masing-masing kelompok, nanti harus mendandani 1 orang anggotanya menggunakan kertas dan jalan menyusuri pantai ke restoran kita mengadakan makan malam. Beyond my expectation juga,bajunya semua bagus-bagus lho ๐Ÿ˜€

2014-04-24 19.13.06
Model AITINDO ๐Ÿ˜€

Sampe di restoran Furama Senggigi, entah apa hubungannya dengan Furama yang di Jakarta, mungkin nggak ada. Semua udah kelaperan dan setelah menunggu sekitar 45 menit, datanglah seafood-seafood itu. Lengkaplah makan malam kita malam itu. Ada ikan, kerang, udang, cumi, dan yang biasa wajib ada di restoran seafood adalah si kangkung.

IMG-20140426-WA0082
Group Photo @ Furama Senggigi. Photo by: Mas-mas Restoran. Camera by: @abism_

Pulang kenyang, kita nyusurin jalan Senggigi menuju hotel. Jujur gue agak kecewa dengan Senggigi ini. Gue mikir tuh dulu Senggigi ini akan mirip dengan Kuta dimana ada banyak toko-toko, pub, kafe yang rame. Tapi ternyata isinya kanan-kiri kebanyakan hotel. Pantai-pantai semua tertutup oleh Hotel dan Resort. Ada sih beberapa pub, tapi gayanya lebih mirip diskotik dangdut di Jakarta, dibandingkan dengan pub di Kuta. Yeah mungkin gue aja terlalu berlebihan ekspektasinya.

Hari ketiga, kita udah siap-siap untuk pulang sorenya. Tapi sebelum pulang kita mau ke 1 spot bagus untuk photo. Namanya Malimbu Hills. Sebenernya ini hanya jalanan bukit gtu. Jadi spot fotonya ada di pinggir tebing. Dari pinggir jalan ini kita bisa lihat 3 pulau Gili dan pantai dibawahnya. Panasnya udah luar biasa banget, jadi setelah kelar foto-foto sebentar, gue mending neduh gtu dan di spot berikutnya gue milih untuk di bus ajalah hahah.

2014-04-25 10.54.02
Views from Malimbu Hills

Untuk makan siang, kita makan di Warung Dakota. Letaknya di Rembiga, Mataram. Jadi warungnya itu environment sekitarnya berupa sawah gitu. Makanannya? Kita kebetulan milih paket yang ada Ikan Bakarnya, Tahu-tempe goreng, sate rembiga (sate sapi), ayam goreng, dan kangkung plecing. Dan amazingly harganya murah sekali untuk perorangnya kira-kira hanya sekitar IDR 50.000. Luar biasa kan? Malahan tuh ayam goreng masih sisa karena pada kekenyangan.

Udah pada kenyang, kita ke destinasi terakhir kita: Beli oleh-oleh. Di Lombok, ini gue nggak nemuin ada oleh-oleh khas banget sebenernya. Yang dibilang khas itu cuma dodol atau manisan Rumput Laut, which is sebenernya cuma ager-ager jelly gtu doang.

Sampe di Airport tepat waktu eh ternyata ada delay 1 jam yang tadinya harus berangkat jam 7, jadinya jam 8 malem. Entah karena apa, tapi belakangan katanya pesawatnya harus diganti dan mengakibatkan beberapa orang nggak dapet seat di pesawat, untungnya masih bisa duduk ๐Ÿ˜€ Karena ada beberapa cerita kalo dapet seat 30-an bisa-bisa nggak dapet seat karena pesawatnya bisa beda. Oh ya kita pulang pergi naek Lion Air yang pas landing entah kenapa selalu nggak mulus ๐Ÿ˜€

Yah gtu lah cerita selama outing kemaren. Overall menarik dan exciting walau gue personally agak bosen karena gue bukan tipe pecinta alam dan lebih suka ke kota. Tapi itโ€™s a great experience anyway. Thanks for AITINDO and the whole team. You guys rockk ๐Ÿ˜€

IMG-20140426-WA0106
Sunset House Hotel Backyard. Photo by: @abism_